Tanaman Obat : SOSOR BEBEK

Tanaman Obat

SOSOR BEBEK
(Kalanchoe pinnata (Lam.) Per.)
Gambar : Tanaman Sosor Bebek/ Cocor Bebek

Nama Lokal :
Buntiris, jampe, jukut kawasa, tere, ceker itik (Sunda); suru bebek, sosor bebek, teres, tuju dengen (Jawa); didingin beueu (Aceh); mamala (Halmahera); rau kufiri (Ternate); kabi-kabi (Tidore); dau ancar bebek, daun ghemet (Madura).
Uraian :
Tanaman ini merupakan terna tahunan yang berasal dari Madagaskar, tersebar di daerah tropik. Tinggi sekitar 1 meter dan biasanya dipelihara di pekarangan rumah atau tumbuh liar di tepi jurang, pinggir jalan dan tempat-tempat yang tanahnya berbatu-batu, daerah panas dan kering. Tumbuh sampai ± 1.000 meter dpl. Terna berbatang basah, daun tebal pinggir beringgit, banyak mengandung air, bentuk daunnya lonjong atau bundar,panjang, panjang 5-20 cm, lebar 2,5-15 cm, ujung daun tumpul, pangkal membundar, permukaan daun gundul, warna hijau sampai hijau keabu-abuan.
Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati sakit :
Bisul, koreng, pembengkakan payudara, memar, tulang patah, rematik, wasir, buang air kecil kurang lancar, datang haid tidak teratur, diare, peluruh dahak, penurun panas, radang amandel, radang telinga tengah, batuk darah, muntah darah, luka berdarah, terbakar dan tersiram air panas.
Komposisi :
Kandungan kimia : zat asam lemon, zat asam apel, vitamin C, quercetin-3-diarabinoside, kaempferol-3-glucoside. 

Tanaman Obat : SOM JAWA

Tanaman Obat

SOM JAWA
(Talinum paniculatum (jacq.) Gaertn.)

Nama Lokal :
Gelang porslen. Nama simplisia Talini paniculati Radix (akar som jawa).
Uraian :
Som jawa ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat dan terkadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropis. Akarnya berdaging tebal, biasa digunakan sebagai pengganti kolesom. Tanaman ini tumbuh pada ketinggian 5-1.250 meter dpl dan merupakan terna tahunan, tegak, tinggi 30-60 cm, batang bercabang di bagian bawah dan pangkalnya mengeras. Daun tunggal, letak berhadapan, bertangkai pendek, bundar telur sungsang, tepi rata, ujung dan pangkal runcing, panjang 3-10 cm, lebar 1,5-5 cm. Perbungaan majemuk dalam malai di ujung tangkai, berbentuk anak payung menggarpu yang mekar di sore hari, warnanya merah ungu. Buahnya buah kotak, diameter 3 mm, bijinya kecil, hitam, bulat gepeng.
Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati sakit :
Akar berkhasiat mengatasi: kondisi badan lemah, banyak berkeringat, pusing, lemah syahwat, batuk, TB paru, paru-paru lemah, nyeri lambung, diare, ngompol, datang haid tidak teratur, keputihan, dan air susu ibu (ASI) sedikit.
Daun berkhasiat untuk: melancarkan pengeluaran ASI, bisul, dan kurang nafsu makan.
Komposisi :
Daun mengandung saponin, flavonoida, dan tanin.

Tanaman Obat : SIRSAK

Tanaman Obat

SIRSAK
(Annona muricata, Linn.)

Nama Lokal :
Sirsak (Indonesia); nangka sabrang, nangka landa (Jawa); nangka walanda, sirsak (Sunda); nangka buris (Madura); srikaya jawa (Bali); deureuyan belanda (Aceh); durio ulondro (Nias); durian batawi (Minangkabau); jambu landa (Lampung); langelo walanda (Gorontalo); sirikaya balanda (Bugis dan Ujung pandang); wakano (Nusa Laut); naka walanda (Ternate); naka (Flores).
Uraian :
Sirsak berupa tumbuhan atau pohon yang berbatang utama berukuran kecil dan rendah. Daunnya berbentuk bulat telur agak tebal dan pada permukaan bagian atas yang halus berwarna hijau tua sedang pada bagian bawahnya mempunyai warna lebih muda. Tumbuhan ini dapat tumbuh di sembarang tempat. Tetapi untuk memperoleh hasil buah yang banyak dan besar-besar, maka yang paling balk ditanam di daerah yang tanahnya cukup mengandung air. Di Indonesia, sirsak tumbuh dengan baik pada daerah yang mempuyai ketinggian kurang dari 1000 meter dpl. Buah Sirsak yang sudah masak lebih berasa asam daripada manis. Pengembangbiakan sirsak yang paling baik adalah melalui okulasi dan akan menghasilkan buah pada usia 4 tahunan setelah ditanam.
Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati sakit :
Ambeien, sakit kandung air seni, bayi mencret, anyang-anyangan (sering kencing tetapi sedikit), sakit pinggang, bisul.
Komposisi :
Sirsak pada setiap 100 gramnya mengandung nilai kalori sebanyak 65 kalori, protein 1 gr, lemak 0,3 gr, hidrat arang 16,3 gr, kalsium 14 mg, fosfor 27 mg, besi 0,6 mg, vitamin A 10 SI, vitamin B 0,07 mg, vitamin C 20 mg dan zat air 81,7 persen. Di samping itu, pada bagian daun dan batangnya mengandung unsur senyawa tanin, fitosterol, ca-oksalat clan alakaloid murisine.